Tutorial JSON : Berkenalan dan PDKT Dengan si JSON

Hari minggu datang lagi dan seperti hari minggu biasanya saya bangun agak siang. Rumah sudah sepi, meja makan juga sepi, tak ada makanan yang bisa dimakan. Akhirnya saya putuskan untuk nangkring di ITSolution saja, ternyata sepi juga. Lumayan, koneksi inet saya nikmati sendiri. Sambil nunggu download’an yang masih lumayan lama, di postingan kali ini saya mau berbagi sedikit tentang “Apa sih JSON itu…???“. Mungkin terdengar sudah basi dan sudah banyak yang membahas di internet. JSON menurut bahasa saya adalah sebuah format pertukaran data berupa teks antara sisi client dengan sisi server. Hampir mirip dengan XML yang lebih dulu muncul dan populer. JSON yang mempunyai kepanjangan Javascript Object Notation merupakan syntax javascript yang mendeskripsikan object data. Lebih mudah dibaca dan lebih ringan dibandingkan XML. Karena JSON lebih sedikit membutuhkan space dan tidak perlu dituliskan dengan lengkap layaknya XML. Sehingga secara logika, proses pengolahannya (biasa disebut parsing) lebih cepat. Secara pribadi, saya lebih suka menggunakan JSON dibandingkan XML karena memang terbilang cukup mudah.

Dalam format penulisan, JSON diapit oleh atribut sebagai identitasnya. Berbeda dengan XML yang diapit oleh tag. JSON dapat dituliskan seperti di bawah ini :

{
'siswa' :
    [
        {
                'nama':'Gede Suma Wijaya',
                'alamat':'Bali'
        },

        {
                'nama':'Afif Ikhwan Muqorrobin',
                'alamat':'Bandung'
        },

        {
                'nama':'Ridwan Aziz',
                'alamat':'Banyuwangi'
        }
    ]
}

Syntaxnya menjadi lebih sederhana kan jika dibandingkan dengan XML. JSON banyak digunakan untuk aplikasi interaktif seperti aplikasi chatting di platform aplikasi mobile, contohnya android. Data yang tersimpan di dalam database server yang menggunakan MySQL dapat langsung di-generate ke dalam format JSON. Dengan menggunakan fungsi CONCAT() dan GROUP_CONCAT() yang dimilik MySQL. Sehingga kita tidak perlu repot-repot membuat formatnya di dalam file PHPnya. Berikut contoh penggunaannya :

Dari tabel di atas, saya hanya ambil field nama dan alamat. Kemudian langsung di generate ke dalam XML yang query-nya sudah digabungkan dengan fungsi GROUP_CONCAT().

SELECT
     CONCAT("{'siswa' : [",
          GROUP_CONCAT(
               CONCAT("{'nama':'",nama,"'"),
               CONCAT(",'alamat':'",alamat,"'}")
          )
     ,"] }")
AS json FROM tbl_siswa

JSON ini sangat bermanfaat sebagai media pertukaran data untuk pengembangan aplikasi android yang membutuhkan database online. Di postingan selanjutnya, saya akan coba untuk membuat sebuah aplikasi sederhana yang memanfaatkan JSON untuk media komunikasi antara client dengan server. OK deh, sekian dulu postingan singkat saya kali ini. Semoga bermanfaat untuk kita semua.

Happy Blogging and Keep Coding

Cheerrrsss….!!!!

2 comments

  1. Yudha Reply

    Gan, ane mau tanya nih,
    Kalo mau buat web service untuk android pake JSON bisa ga ya..?

  2. Joe Reply

    Meski baru kpingin belajar, ikutan nimba ilmunya ya Gan…
    Melalui proses moga aj bisa ngikuuutt, hehe

    (ngikutin pembelajaran gtuu..)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *