Demo Peringatan Hari Buruh Sedunia

Hari ini adalah hari pertama UTS di kampus gue. Di hari pertama ini, ujiannya masih bisa dibilang cukup santai, yaitu Pancasila dan Alpro. Pancasila ujiannya malah disuruh mengarang bebas, rugi gue buat contekan sampe ng`upload materi contekan ke hostingan :D. Kalau Alpro cuma ngumpulin tugas doang, presentasinya sabtu depan. Alhasil UTS hari pertama telah berlalu dengan cepat. Gue gak langsung pulang, biasalah gue duduk dulu sama temen-temen sambil ngobrol yang aneh-aneh.

Pas lagi duduk di teras depan kampus, tiba-tiba jalanan di depan kampus jadi macet. Gue berpikir palingan ada kampanye Cabup dan Cawabup Banyuwangi. Tapi ternyata dugaan gue salah, ternyata ada demo hari buruh sedunia. Prosesi demonya unik banget, demonya gak sekesar koar-koar + bawa spanduk doang, tapi juga ada orang-orang`annya. Maksudnya ada orang yang seolah-olah jadi buruh yang tertindas. Memikul karung beras kemana-mana. Selain itu, ada juga orang yang berperan sebagai majikan dari buruh-buruh tersebut yang berlaku kasar dan gak semena-mena terhadap mereka.

Mirip memang dengan kenyataan di lapangan, dimana para majikan berlaku kasar kepada para buruh. Selain itu, upah yang dibayarkan tidak sesuai dengan UMR (Upah Minimal Regional) dan adanya jam lembur tanpa adanya upah tambahan. Demo buruh tersebut dipelopori oleh BEM Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Banyuwangi. Selain itu para demonstran juga membagikan selebaran yang berisikan pernyataan sikap terhadap nasib kaum buruh di Indonesia. Isi dari selebaran tersebut kira-kira sebagai berikut :

  1. Tolak PHK sepihak dan dalam bentuk apapun
  2. Naikkan Upah buruh secara layak
  3. Hapus sistem kerja kontrak dan Outsourcing
  4. Jaminan kebebasan berpendapat dan berserikat
  5. Jadikan 1 Mei sebagai hari libur nasional dan hari buruh sedunia
  6. Ciptakan peradilan perburuhan yang jujur, murah, cepat dan sederhana
  7. Ciptakan lapangan pekerjaan untuk rakyat Indonesia
  8. Wujudkan pendidikan gratis, ilmiah, demokratis yang berevisi kerakyatan
  9. Nasionalisasi aset-aset strategis yang menguasai hajat hidup rakyat
  10. Bangun industri Nasional yang kuat dan mandiri

Kalo dipikir-pikir, peningkatan kemakmuran kaum memang perlu ditingkatkan. Karena mereka termasuk pihak yang ikut serta dalam pergerakan perkonomian Indonesia. Ini merupakan “PR” untuk pemerintah saat ini dan kedepannya. Semoga para pemerintah yang duduk enak-enak di atas sana dapat mendengar aspirasi dari demo para mahasiswa UNTAG tadi, bukan malah menganggap demo tersebut hanya kumur-kumur belaka. OK…….

4 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *